Anda sedang jatuh cinta ya? atau mungkin sedang berbunga-bunga karena gadis pujaan anda menerima dan membalas sepenuh hati setiap pesan singkat yang anda kirimkan? atau jangan-jangan anda sedang membayangkan sedang duduk di pelaminan saat pernikahan, tidak dengan yang lain, dengan si dia?
Berharap seperti itu dan semacamnya tentu boleh-boleh saja. meskipun belum tentu dia rela menghabiskan sisa hidupnya dengan anda, tidak ada salahnya berpikir positif melihat perkembangan hubungan yang anda jalani bersamanya. lagipula, masa-masa jatuh cinta adalah sebuah periode dimana “semuanya serba terbalik”. jadi, tidak heran kalau ada ungkapan tentang orang jatuh cinta bahwa “telek pitik iku iso rosone koyo coklat“
Baiklah. apapun perasaan yang anda alami, itu hak anda. sah-sah saja. anda ingin katakan “saya gila karena cinta” semua orang yang mendengarnya hanya tersenyum. mereka tidak marah. apalagi protes. karena demikianlah cinta. anda mungkin baru akan dikirimkan ke Pakem atau Lawang kalau anda “tega” tidak bercelana sama sekali saat pergi ke pasar, misalnya.
Tetapi, sanggupkah anda menghadirkan pertanyaan-pertanyaan berikut ini dalam hati anda: apakah ia sesungguhnya mencintai saya? apakah ia telah mengenal siapa saya sesungguhnya? dan, jika kelak ia mengetahui segalanya tentang saya, masihkah ia mencintai saya?
naaah, untuk membantu anda menjawab semua kegundahan dan kegelisahan anda itu, coba anda uji nyali anda dengan melakukan hal-hal berikut ini. kesemuanya jangan lantas dijadikan patokan bahwa kelak kalau anda berhasil melakukannya, ia akan makin lengket pada anda. tetapi, setidaknya yang anda lakukan itu bisa membantu si dia membuat keputusan paling penting dalam hidupnya.
-
coba anda kentut di depan kekasih anda. kalau perlu, anda makan semua jenis makanan yang “output”-nya itu bisa menjadi “pembunuh berdarah dingin” bagi orang di sekitar anda; kira-kira 4 jam sebelum bertemu si dia, misalnya jengkol, sayuran, kacang. untuk menimbulkan “efek suara” segelas susu sapi murni perlu anda teguk agar “senjata pemusnah massal” itu bisa “menggelegar”.
-
misalnya anda sedang pilek yang hidung anda penuh dengan lendir. beranikah anda membuang ingus itu di depan kekasih anda atau anda goyang-goyangkan hidung anda hingga terdengar bunyi “keplek-keplek-keplek-keplek”
-
maukah anda mengorek-ngorek gigi anda dengan tusuk gigi di depan pacar anda? lebih berani lagi, setelah sisa makanan di mulut anda berhasil anda korek, coba anda tempelkan di hidung anda sendiri dan hidung si dia. pasti dia …….
Jika anda telah lakukan semua itu dan dia tenang-tenang saja dan mungkin malah makin terhibur (apa iya orang yang dikentutin bisa ketawa-ketiwi?), saya ucapkan selamat. percaya deh, dia yang akan merana kalau anda tinggalkan dia. tetapi kalau tidak, anda sebaiknya bersiap-siap melupakan semua kenangan manis bersamanya. serius. sueeerrr!!!


