Archive for July, 2008

melupakannya

Posted in Tolong Baca Hatiku on July 12, 2008 by thestolenkid

Ah, ternyata wanita juga bisa berbohong. Dan aku bisa jadi adalah yang pertama menjadi korban gombalan mereka. Aku bukannya sedang mengeluh. Aku berusaha memberi gambaran obyektif untuk menyeimbangkan stereotip yang ‘melegenda’ di masyarakat bahwa mereka; wanita dan perempuan, telanjur menjadi korban mulut manis para lelaki.

Dia berkata bahwa dia tidak berniat melukai perasaan siapapun. Jadi, dia hati-hati dalam berucap, bertindak, dan berperilaku. Hm, meski menurutnya ia telah berusaha sebaik-baiknya memegang komitmennya, toh masih ada ternyata yang tersakiti hatinya.

Aku tidak bermaksud – dengan menulis ini semua – menuntutnya untuk meralat keputusannya itu. Aku sudah tidak peduli lagi. Karena itulah – ketidakpedulianku – justru merupakan bentuk penghormatanku terhadap dirinya dan situasi yang berkembang belakangan ini.

Aku tidak menangis. Buat apa? Buat apa menangisi bunga yang telah dipetik orang lain? buat apa meratapi madu yang telah direguk habis? Apa untungnya? Sinis mungkin terasa lisanku mengucap demikian. Demikianlah adanya. Aku, kali ini, tidak akan mendengar nuraniku. Sebagai gantinya, aku lebih memilih bersepakat dengan ego-ku yang terluka. Karena itu lebih melegakan dan memuaskan dalam menuntut balas, meski frase itu mungkin tidak seharafiah maknanya dalam perwujudannya.

Inginkah kamu aku ceritakan tentang apa yang aku maksud dengan ‘menuntut balas’? meski kamu mungkin tidak tertarik, aku tidak akan memaksamu untuk mendengarku bercerita tentang maksudku itu. Aku tentu tidak boleh mengharapkan takdir buruk berlaku atas dirinya – dan pasangannya itu. Aku juga tidak pantas mengutuk mereka. Semua itu adalah hak tunggal Tuhan. Tak ada yang bisa menyamainya.

Aku justru ‘bekerja sama’ dengan Tuhan. Mengerti maksudku? Aku mengikuti saja kemana Tuhan mengarahkan takdir mereka. Dan ketika tiba waktunya, yaitu pada saat ia paling membutuhkanku daripada yang lainnya, itulah saat yang membuatku tersenyum. Saat itulah kamu mengerti bahwa makna ‘menuntut balas’ telah kamu pahami saat kamu melihatku mengambil keputusan itu.

Aku tidak akan mengulurkan tanganku. Bahkan, jika ia sekarat pun aku akan melewatinya begitu saja. Percayalah padaku bahwa aku akan memegang kata-kataku ini. Aku tidak mengharap itu terjadi pada suatu yang aku tetapkan sesuai kehendakku. Aku hanya mengiringinya dari jauh, dan ketika ia melihatku dengan pandangan memelas saat terjatuh, aku akan memilih berlalu darinya.

Jika aku tidak tegas seperti ini, aku berarti tidak punya karakter. Tiap orang harus memunculkan karakternya. Karakterku adalah berkomitmen pada kata-kata dan keputusanku.

Sekarang saatnya kembali melanjutkan hidup, setelah sebelumnya terombang-ambing dalam kemabukan kepayang sejak kehadirannya yang palsu itu. Ia mungkin bukan penipu, tetapi jelas ia adalah wanita yang tidak punya perasaan – tidak seperti perkataan lisannya yang manis itu. Untuk apa ia menabur pesona di hatiku kalau akhirnya ia sendiri yang merenggutnya dengan paksa dari hatiku? Untuk apa ia tawarkan manisnya madu kalau akhirnya ia malah menyayat hatiku dengan kata-katanya sendiri? Menurutmu; apakah ia harus menanggung akibatnya atas perbuatannya kepadaku? Aku tidak menginginkan demikian. Sungguh. Bisa melupakannya. Hanya itu keinginanku semata. Dan aku sedang melakukannya.


Yang Tidak Berubah Adalah Perubahan Itu Sendiri

Posted in 1 on July 7, 2008 by thestolenkid

Bill Gates (bersama dengan Paul Allen) menjadi semacam “Che Guevara”-nya dunia komputer ketika merevolusi mesin pintar ini. Bill Gates memperkenalkan seperangkat alat hitung yang seukuran meja belajar (kelak disebut Personal Computer) dari yang sebelumnya sebesar lemari dan kulkas.

Ponsel pun demikian. ketika sistem komunikasi GSM pertama kali diperkenalkan, piranti yang digunakan begitu besar dan mencolok, sehingga mungkin “bisa dipakai untuk melempar anjing”. sekarang? semuanya mungil-mungil, manis terlihat, dan cocok dan nyaman di genggaman.

Ponsel pula yang “bersusah payah” menggabungkan berbagai macam sarana audio dan visual menjadi satu yang disebut sebagai konvergensi, sebentuk revolusi dalam dunia komunikasi. kini, kita pasti tidak perlu repot-repot membawa telepon, kamera (digital atau analog), radio, walkman. semuanya bisa ditemukan hanya dalam satu piranti: ya ponsel itu (adakah merek yang disebut :-) )

Dalam sepakbola, kelahiran Total Football bisa jadi merupakan bentuk kegelisahan atau mungkin “rasa muak” alm. Rinus Michels melihat cara Italia memainkan gaya bermain “Catenaccio” yang negatif. terobosan yang dilakukan Rinus Michels itu terbukti mampu menghadirkan sepakbola indah, berdampingan dengan “Jogo Bonito”-nya Brasil, namun tetap penuh tenaga. kecuali Yunani di Euro 2004, berbagai negara di Eropa dan tentu saja termasuk Belanda sendiri, yang pernah menjuarai Euro sepanjang masa punya kemampuan memainkan sepakbola indah.

Sstt… ngomong-ngomong soal perubahan, dunia mungkin tidak akan seperti apa yang sekarang terlihat dan kita rasakan kini seandainya Karl Marx tidak menulis bukunya yang fenomenal itu, Das Kapital. “buku keramat” (yang anehnya sangat sedikit sekali mereka yang mampu menyelesaikan membacanya) kaum pergerakan itu memicu serangkaian efek domino demi perubahan dunia: Peristiwa Bolshevik di Rusia, kemunculan NAZI di Jerman, dan sedikit banyak, Bung Karno di Indonesia.

Baiklah. Jangan berpanjang-panjang dengan sejarah. Apa benang merah dari semua larik-larik paragraf di atas? Tidak bisa mengambil kesimpulan? Baiklah. Saya perjelas lagi. Sebutir benih yang ukurannya tidak lebih dari sebongkah kerikil adalah contoh nyata bagaimana perubahan itu terjadi. Ia dapat tumbuh mula-mula menjadi sepucuk tunas. Dan tunas itu tidak butuh waktu untuk menjelma pohon besar nan rindang.

Perubahan itu selalu terjadi. Marx, Darwin, Freud, Hitler, dan Bung Karno telah mengubah wajah dunia, meskipun ada yang tidak menyukainya. Yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendiri. Mengadopsi pidato presiden pertama R.I., Bung Karno, pada perayaan Sewindu kemerdekaan, perubahan itu tidak boleh berhenti. Sebab siapa yang berhenti, ia akan digiling, digilas oleh perubahan itu sendiri. Bagaimana dengan anda?

Apakah Ia Mencintai Anda?

Posted in 1 on July 7, 2008 by thestolenkid

Anda sedang jatuh cinta ya? atau mungkin sedang berbunga-bunga karena gadis pujaan anda menerima dan membalas sepenuh hati setiap pesan singkat yang anda kirimkan? atau jangan-jangan anda sedang membayangkan sedang duduk di pelaminan saat pernikahan, tidak dengan yang lain, dengan si dia?

Berharap seperti itu dan semacamnya tentu boleh-boleh saja. meskipun belum tentu dia rela menghabiskan sisa hidupnya dengan anda, tidak ada salahnya berpikir positif melihat perkembangan hubungan yang anda jalani bersamanya. lagipula, masa-masa jatuh cinta adalah sebuah periode dimana “semuanya serba terbalik”. jadi, tidak heran kalau ada ungkapan tentang orang jatuh cinta bahwa “telek pitik iku iso rosone koyo coklat

Baiklah. apapun perasaan yang anda alami, itu hak anda. sah-sah saja. anda ingin katakan “saya gila karena cinta” semua orang yang mendengarnya hanya tersenyum. mereka tidak marah. apalagi protes. karena demikianlah cinta. anda mungkin baru akan dikirimkan ke Pakem atau Lawang kalau anda “tega” tidak bercelana sama sekali saat pergi ke pasar, misalnya.

Tetapi, sanggupkah anda menghadirkan pertanyaan-pertanyaan berikut ini dalam hati anda: apakah ia sesungguhnya mencintai saya? apakah ia telah mengenal siapa saya sesungguhnya? dan, jika kelak ia mengetahui segalanya tentang saya, masihkah ia mencintai saya?

naaah, untuk membantu anda menjawab semua kegundahan dan kegelisahan anda itu, coba anda uji nyali anda dengan melakukan hal-hal berikut ini. kesemuanya jangan lantas dijadikan patokan bahwa kelak kalau anda berhasil melakukannya, ia akan makin lengket pada anda. tetapi, setidaknya yang anda lakukan itu bisa membantu si dia membuat keputusan paling penting dalam hidupnya.

  1. coba anda kentut di depan kekasih anda. kalau perlu, anda makan semua jenis makanan yang “output”-nya itu bisa menjadi “pembunuh berdarah dingin” bagi orang di sekitar anda; kira-kira 4 jam sebelum bertemu si dia, misalnya jengkol, sayuran, kacang. untuk menimbulkan “efek suara” segelas susu sapi murni perlu anda teguk agar “senjata pemusnah massal” itu bisa “menggelegar”.

  1. misalnya anda sedang pilek yang hidung anda penuh dengan lendir. beranikah anda membuang ingus itu di depan kekasih anda atau anda goyang-goyangkan hidung anda hingga terdengar bunyi “keplek-keplek-keplek-keplek”

  1. maukah anda mengorek-ngorek gigi anda dengan tusuk gigi di depan pacar anda? lebih berani lagi, setelah sisa makanan di mulut anda berhasil anda korek, coba anda tempelkan di hidung anda sendiri dan hidung si dia. pasti dia …….

Jika anda telah lakukan semua itu dan dia tenang-tenang saja dan mungkin malah makin terhibur (apa iya orang yang dikentutin bisa ketawa-ketiwi?), saya ucapkan selamat. percaya deh, dia yang akan merana kalau anda tinggalkan dia. tetapi kalau tidak, anda sebaiknya bersiap-siap melupakan semua kenangan manis bersamanya. serius. sueeerrr!!!

setir sibuk

Posted in general with tags on July 7, 2008 by thestolenkid

Anda tahu kafe waralaba Starbuck’s? Warung kopi gaul buat kalangan urban itu sekarang harus bersiap menghadapi ‘kompetitor’. Dan ini tidak main-main karena Starbuck’s mungkin akan tergerus pelanggannya. Namanya Setir Sibuk. Tapi tolong catat beberapa hal berikut: ‘kafe’ itu tidak mewaralabakan usahanya, setiap orang bebas ‘keluar-masuk’ dan – ini yang paling penting – tidak ada Hot-Spot untuk akses internet. Yang ada hanyalah hot-stove (kompor panas). Bagi anda yang tinggal di sekitar Landungsari, ‘kafe’ Setir Sibuk mungkin tidak asing lagi, terutama bagi penikmat kopi dan jajanan gorengan.



Kafe Setir Sibuk sebenarnya hanyalah sebentuk usaha jualan gorengan yang menu utamanya adalah pisang, weci, tempe, menjes yang semuanya, tentu saja digoreng. Disebut Setir Sibuk – sebagai gimmick untuk menyamakan penyebutannya dengan Starbuck’s – karena jualan itu terletak di pintu keluar terminal Landungsari sedikit bergeser ke timur. Suasana yang khas adalah anda bisa mengisi perut sejenak baru kemudian meloncat cepat ke angkot pilihan anda yang berseliweran. Percayalah bahwa demikianlah kenyataannya.



Tetapi sebenarnya dimana letak keistimewaannya sehingga lantas terburu-buru perlu disaingkan dengan Starbuck’s? Boleh percaya boleh tidak bahwa kesamaannya ada pada eksklusivitas. Saya yakin tidak semua orang bisa masuk Starbuck’s – termasuk saya. he..he..he.. dan ‘kafe’ setir sibuk menjadi satu-satunya jualan gorengan yang hanya buka….. DI PAGI HARI. Bahkan, ketika orang baru saja merapikan sajadah dan melipat mukenanya setelah shalat shubuh, ‘kafe’ itu sudah buka. Percayalah.



Ngopi, ngeteh atau minum apapun di sore hari mungkin sudah sering dilakukan. Sudah biasa. Tetapi, ngopi di awal hari; ketika langit masih merah dan para setan mungkin baru kembali dari menggoda manusia di malam sebelumnya, plus cangkru’an? pasti belum jamak dilakukan. Dan yang lebih mengagumkan lagi kalau anda berkenan menukar tidur anda di pagi hari dengan nongkrong di ‘kafe’ itu adalah suasananya. Karena letaknya persis di tepi jalan – terima kasih untuk pak polisi yang tidak meniupkan sempritannya – kita disuguhi berbagai pemandangan jalanan – tentang hikmah yang bisa diambil, tentu semuanya berpulang pada penglihatan yang menjalaninya. Selain itu, kita pun bisa merasakan perubahan langit. yang tadinya suasana gelap dan kemerahan berubah menjadi terang benderang sehingga jerawat dia yang ada sebelah kita dapat lebih jelas terlihat (bidadari, bukan setan kesiangan).



Oh ya… setir sibuk tidak buka 24 jam. Pukul 08 pagi kafe itu pasti sudah tutup. Kalau tidak, SatPol PP pasti akan ‘menyapa’ pengelolanya.